Epic Games Tunda Proyek Game Disney di Tengah Perubahan Strategi Pengembangan Berbasis AI

Epic Games dilaporkan menunda proyek GAME kolaborasinya dengan Disney setelah pengembangan berjalan lebih lambat dari perkiraan dan perusahaan mulai mendorong model produksi berbasis AI secara lebih agresif. Proyek yang belum diumumkan secara resmi tersebut disebut berupa shooter yang menghadirkan karakter dari waralaba Marvel dan Star Wars. Sebelumnya, game itu ditargetkan meluncur pada Maret 2027, tetapi jadwal tersebut kini tidak lagi digunakan dan belum ada tanggal pengganti. Di saat yang sama, tim pengembang diminta mengadopsi pendekatan “AI first”, sementara manusia tetap mengarahkan, mengawasi, serta menentukan visi kreatif proyek. Los Angeles Times
Epic Games Menunda Proyek Shooter Disney tanpa Tanggal Baru
Perubahan jadwal pengembangan memberikan gambaran bahwa pengembangan belum berjalan sesuai target awal. Mengacu pada laporan mengenai proses internal, tim semula bekerja dengan target peluncuran Maret 2027, tetapi tanggal tersebut kini tidak lagi digunakan. Laporan tersebut juga belum menyebutkan tanggal peluncuran pengganti. Situasi ini menunjukkan bahwa Epic memilih memberi ruang lebih besar bagi proses pengembangan. Bloomberg
Salah satu faktor yang dilaporkan memengaruhi keterlambatan adalah estimasi kebutuhan tenaga serta durasi produksi disebut kurang akurat. Progres proyek kemudian berjalan lebih lambat dari yang diharapkan. Dalam produksi game berskala besar, koordinasi antarbidang menjadi semakin berat. Oleh sebab itu, perubahan jadwal memberi ruang untuk restrukturisasi proses. Los Angeles Times
Strategi Baru Menempatkan AI sebagai Bagian Utama Workflow Pengembangan
Bagian paling kontroversial dari perkembangan ini adalah dorongan Epic menuju model produksi “AI first”. Para pengembang dilaporkan menerapkan berbagai alat AI dalam workflow sehari-hari. Menurut komunikasi internal yang diberitakan, kode tidak lagi diarahkan untuk ditulis sepenuhnya secara manual, sementara proses seni juga disebut akan menggunakan workflow AI secara penuh. Los Angeles Times
Pada saat yang sama, Epic menegaskan bahwa manusia tetap menjadi pengarah kreatif. AI diposisikan sebagai pendukung agar developer dapat menghasilkan lebih banyak pekerjaan, bukan strategi sederhana untuk memangkas jumlah pekerja. Tim Sweeney juga menyatakan bahwa perubahan tersebut dimaksudkan membawa manfaat AI kepada tim yang menggunakan Unreal Engine. Pernyataan tersebut menunjukkan ambisi perusahaan untuk menjadikan AI bagian sistematis dari produksi. The Verge
GAME Disney Epic Dilaporkan Membawa Beberapa Waralaba Besar
Proyek yang sedang dikembangkan masih belum diperkenalkan secara formal. Akan tetapi, berbagai laporan menyebut proyek itu sebagai sebuah shooter dengan tokoh yang berasal dari dua IP besar milik Disney. Perpaduan franchise ini menempatkan GAME ini sebagai salah satu kolaborasi penting dalam hubungan Epic dan Disney. Karena kedua IP memiliki audiens global, arah produksi menjadi bahan diskusi luas di industri. Los Angeles Times
Kolaborasi Epic dan Disney sendiri bukan proyek kecil yang berdiri sendiri. Pada 2024, Disney mengumumkan investasi sebesar US$1,5 miliar di Epic sebagai bagian dari rencana membangun pengalaman bersama berbasis berbagai IP Disney. GAME yang kini ditunda dilaporkan berperan sebagai bagian penting dari fase awal kemitraan. Dengan latar tersebut, keberhasilan atau kegagalannya berpotensi memengaruhi ekspektasi terhadap kerja sama jangka panjang. Los Angeles Times
Perubahan Produksi Menghadirkan Peluang sekaligus Tantangan
Perubahan workflow tersebut dapat membantu mempercepat tugas tertentu. Pembuatan prototipe berpotensi memberikan lebih banyak ruang untuk iterasi. Demikian pula, AI dapat digunakan untuk menghasilkan konsep dan variasi awal. Meski memiliki potensi tersebut, hasil AI tetap membutuhkan pengawasan manusia. Untuk GAME dengan banyak sistem, hasil yang tampak cepat pada awalnya belum tentu efisien pada tahap akhir.
Beberapa anggota tim dalam laporan disebut memiliki kekhawatiran terhadap efektivitas pendekatan baru. Salah satu persoalan yang diperdebatkan mengenai bagaimana menangani kesalahan dari output AI. Respons internal tersebut menunjukkan bahwa transformasi teknologi tidak hanya berkaitan dengan alat. Bila integrasi AI berhasil diterapkan secara konsisten, model tersebut bisa memengaruhi industri lebih luas. Los Angeles Times
Perubahan Strategi Dapat Membentuk Ulang Jadwal Proyek
Karena tanggal rilis sebelumnya sudah dibatalkan, Epic memiliki ruang lebih besar untuk menata ulang proses produksi. Perubahan ini membantu tim menetapkan standar kualitas yang lebih konsisten. Dalam situasi ideal, teknologi otomatis bisa mempercepat iterasi, sementara manusia mempertahankan kendali terhadap visi serta pengalaman pemain. Keseimbangan semacam itu menjadi ujian nyata bagi strategi Epic. The Verge
Selama Epic belum mengungkap jadwal berikutnya, banyak informasi tentang proyek masih bersifat laporan. Judul resmi, detail sistem, serta jadwal peluncuran masih belum tersedia. Dengan kondisi tersebut, pemain sebaiknya membedakan fakta resmi dari laporan sumber internal. Yang sudah jelas adalah arah produksi telah berubah cukup signifikan. Hasil akhirnya masih membutuhkan waktu untuk dibuktikan.
Kesimpulan: Epic Games Memasuki Eksperimen Besar Pengembangan GAME Berbasis AI
Mundurnya shooter kolaborasi Epic dan Disney menjadi bagian dari transformasi strategi pengembangan Epic Games. Perusahaan kini mendorong pendekatan AI-first dengan penggunaan alat generatif yang jauh lebih luas. Pada saat yang sama, Epic menekankan bahwa AI tidak menggantikan peran keputusan kreatif. Strategi baru tersebut berpeluang mengubah cara GAME skala besar dibuat, tetapi membutuhkan sistem pengawasan yang kuat. Bloomberg
Bagi komunitas yang mengikuti perkembangan teknologi, hasil akhirnya berpotensi memberikan gambaran mengenai masa depan workflow berbasis AI. Bila AI-first mampu meningkatkan produksi tanpa menurunkan kualitas, studio lain mungkin ikut mengadopsi pendekatan serupa. Di sisi lain, jika proses justru memperpanjang produksi atau memunculkan masalah baru, strateginya dapat mengalami penyesuaian lanjutan. Menurut Anda, sejauh mana AI sebaiknya digunakan dalam pengembangan game? Bagikan perspektif Anda agar diskusi mengenai masa depan industri semakin luas.








